Senin, 30 Oktober 2017

SISTEM PAKAR

   1.   Pengertian Sistem Pakar

Sistem pakar (expert system) adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Sistem pakar yang baik dirancang agar dapat menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dengan meniru kerja dari para ahli.

Menurut Aziz (1994). komponen-komponen sistem pakar terdiri dari :
1.Basis Pengetahuan
2.Basis data
3.Mesin Inferensi 

2. Tujuan Sistem Pakar

Tujuan dari sebuah sistem pakar adalah untuk mentransfer kepakaran yang dimiliki seorang pakar ke dalam komputer dan kemudian kepada orang lain (nonexpert). Aktivitas yang dilakukan untuk memindahkan kepakaran adalah :

1. Knowledge Acquisition (dari pakar atau sumber lainnya)
2. Knowledge Representation (ke dalam komputer)
3. Knowledge Inferencing
4. Knowledge Transfering

3. Manfaat Sistem Pakar
            
         Sri Kusumadewi (2003) menyatakan secara garis besar banyak manfaat yang dapat diambil dengan adanya sistem pakar, antara lain:

1. Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli
2. Bisa melakukan proses secara berulang
3. Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar
4. Meningkatkan output dan produktivitas
5. Meningkatkan kualitas
6. Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar (terutama yang termasuk keahlian langka)
7. Mampu beroperasi dalam lingkungan yang berbahaya.
8. Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan.
9. Memiliki reliabilitas
10. Meningkatkan kapabilitas sistem komputer
11. Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan mengandung ketidakpastian
12. Sebagai media pelengkap dalam pelatihan
13. Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah.
14. Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan.

Manfaat Sistem Pakar dalam proses manufaktur / industri adalah sebagai berikut;

1. Meningkatkan produktivitas.
2. Mengambil alih keahlian yang langka.
3. Memudahkan pengoperasian peralatan.
4. Kemampuan bekerja dengan informasi yang tidak pasti dan tidak lengkap.

4. PENERAPAN SISTEM PAKAR DARI BERBAGAI BIDANG
      
      A.   Penerapan Sistem Pakar Dalam Industri / Manufaktur

Manufaktur didefinisikan sebagai urutan-urutan kegiatan yang saling berhubungan rneliputi perancangan, perencanaan, pemilihan material, produksi, pengontrolan kualitas, manajemen serta pemasaran produk. Proses manufaktur yang penyelesaiannya dapat dibantu oleh Sistem pakar antara lain : 

      1.    Sistem Pakar Dalam Perancangan

Sistem pakar ini digunakan untuk merancang sistem pengaturan kertas untuk mesin fotocopy. Sistem ini membuat rancangan dengan representasi pengetahuan tentang rancangan berdasarkan kumpulan goal, metoda perancangan, generator dan aturan-aturan yang terstruktur.

      2.    Sistem Pakar Dalam Perencanaan

Wood Truss Fabrication Application merupakan contoh sistem pakar dalam proses perencanaan. Sistem ini dibuat dengan menggunakan shell Sistem Pakar SPS (Semi Intelligent Process Selector).

      3.    Sistem Pakar Dalam Penjadwalan

-       Sistem Pakar ini berbasis fuzzy logic yang dibuat untuk monitoring on line dan penjadwalan continuous caster steel mill.

-       Sistem Pakar ini dikembangkan untuk melakukan penjadwalan produksi master untuk manufaktur Integrated Circuit (IC).

      4.    Sistem Pakar Dalam Proses Kontrol

Beberapa contoh penggunaan system pakar dalam proses kontrol adalah sebagai berikut :

- Aluminium Foil Rolling Flatness Control Application

Sistem pakar ini merupakan sitem pakar yang dibuat mengontrol kerataan alumunium foil secara otomatis. Sistem ini menyesuaikan bentuk pola target menurut karakteristik material dan kondisi pengoperasiannya.

- Blast Furnace Heat Control Application

Sistem Pakar ini dibuat untuk mengontrol tingkat panas blast furnace (tanur).

     5.    Sistem Pakar Dalam Production Planning Dan Production Control

Perencanaan produksi dilakukan dalam hal kuantitas, waktu, kapasitas dan biaya pengendalian produksi meliputi penyelesaian pesanan, pengujian, perencanaan urutan produksi, penempatan personalia, pengisian kapasitas, pengawasan pesanan dan pengamanan kualitas.


     B.   Penerapan Sistem Pakar dalam Bidang Pendidikan / Ilmu Pengetahuan

Dalam studi ini dibuat aplikasi Sistem Pakar yang mampu menyelesaikan persoalan rangkaian arus bolak-balik yang terdiri dari komponen resistor, kapasitor dan induktor baik seri maupun paralel.


     C.   Penerapan Sistem Pakar dalam Bisnis

1.    Sistem Pakar dalam pembelian

Sistem ini berfungsi untuk menilai dan memilih pemasok (supplier) dengan pertolongan dan pengiriman barang secara optimal, dimana dalam hai ini menunjang pemasok yang potensial. Dalam hal operasional, maka sistem ini mempunyai fungsi penasihat kepada pembeli.

2.    Sistem Pakar mengenai suku cadang mesin percetakan

Sistem ini menunjang pengujian secara teknis dari pesanan langganan dalam mesin cetak dan suku cadang yang diinginkan.

3.    Sistem Pakar mengenai konsultasi proglam bantuan dari kredit bank

Sistem ini membantu pada konsultasi tentang program kredit bantuan pada institusi publik.

4.    Sistem Pakar mengenai strategi perencanaan

Sistem ini berbasis sistem penunjang keputusan untuk strategi perencanaan produk yang dikembangkan dari integrasi sistem konvensional dan prototipe Sistem Pakar.


KESIMPULAN

Sistem Pakar dibuat agar membantu untuk menyelesaikan pekerjaan manusia dan sekaligus membantu agar mempercepat dan mempermudah proses dalam pengambilan keputusan


Daftar Pustaka





Nama : Muhammad Ridwan Aditya Prasettyo
NPM : 14115746
Kelas : 3KA03