PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSIS KERUSAKAN
HARDWARE LAPTOP
ISSN : 2086 – 4981
Latar Belakang
Saat
ini sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa teknologi informasi dan komputer
merupakan salah satu kebutuhan manusia yang paling mendasar terutama dalam membantu
setiap pekerjaan dalam bidang komputerisasi. Dalam hal ini laptop merupakan
salah satu jenis komputer yang banyak diminati oleh masyarakat, harganya yang
semakin terjangkau dan memiliki mobilitas yang tinggi menjadi alasan paling
kuat masyarakat untuk memiliki sebuah laptop. Fitur-fitur laptop juga sangat
beragam. Karenanya, sebagai pengguna/user sudah seharusnya untuk mengetahuinya,
agar pemakaian laptop menjadi lebih optimal.
Bagian
atau komponen hardware laptop dalam jangka waktu tertentu akan mengalami
perubahan fisik maupun kerusakan, yang menyebabkan laptop tersebut harus diperbaiki.
Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi pengguna/user untuk mengetahui cara
merawat dan memberikan pertolongan pertama ketika laptop-nya bermasalah,
sebelum memutuskan untuk menyerahkannya ke tempat servis. Informasi yang
diharapkan dapat mengatasi kerusakan yang terjadi saat ini masih tidak lengkap,
bahkan buku manual yang disertakan pun tidak dapat mengakomodasi terhadap semua
kemungkinan kerusakan, oleh karena itu dirasakan perlu dibuat sebuah aplikasi
(software) yang dapat membantu memecahkan permasalahan kerusakan pada hardware
laptop.
Pada
penelitian ini dibuat perangkat lunak untuk mengatasi kasus tersebut, dimana
perangkat lunak yang dimaksud adalah sistem pakar untuk diagnosis kerusakan
hardware laptop yang di desain untuk memodelkan kemampuan seorang pakar dalam
memecahkan suatu masalah yang berbasiskan pada pengetahuan pakar itu sendiri.
Aplikasi
(software) yang dimaksud adalah aplikasi yang bisa dijadikan sebagai alternatif
dalam mendiagnosa kerusakan hardware pada laptop, dalam hal ini aplikasi akan
membantu pengguna dalam menemukan informasi penyebab (ciri) kerusakan
berdasarkan gejala kerusakan pada setiap jenis komponen kerusakan sampai
ditemukannya solusi (hasil diagnosa) berupa informasi mengenai cara
perbaikannya.
Tujuan
Mendiagnosis
kerusakan hardware laptop yang di desain untuk memodelkan kemampuan seorang
pakar dalam memecahkan suatu masalah yang berbasiskan pada pengetahuan pakar
itu sendiri. Dalam hal ini aplikasi akan membantu pengguna dalam menemukan
informasi penyebab (ciri) kerusakan berdasarkan gejala kerusakan pada setiap
jenis komponen kerusakan sampai ditemukannya solusi (hasil diagnosa) berupa
informasi mengenai cara perbaikannya.
Metode yang Dipakai
Dalam
perancangan aplikasi sistem pakar untuk diagnosis kerusakan hardware laptop,
penulis memilih model kaidah produksi untuk merepresentasi pengetahuan yang di
dapat. Kaidah produksi digunakan karena menghubungkan langsung antara “sebab”
dan “akibat”. Sesuai dengan teknik diagnosis, dimana menghubungkan secara
langsung kondisi objek dan konsekuensi tindakan yang harus dilakukan terhadap
objek. Kondisinya berupa macam komponen, jenis komponen, gejala kerusakan dan
ciri kerusakan sedangkan konsekuensinya berupa hasil diagnosa berdasarkan ciri
kerusakan yang di dapat.
Pembahasan Singkat
Sebelum
sampai pada bentuk kaidah produksi, terdapat langkah-langkah yang harus
ditempuh, yaitu menyajikan pengetahuan yang berhasil didapatkan dalam bentuk
tabel keputusan (decision table) kemudian dari tabel keputusan dibuat pohon
keputusan (decision tree) (Hartati dan Iswanti, 2008).
Berikut
ini adalah tabel-tabel keputusan yang akan disusun berdasarkan keterhubungan
dari setiap atributnya, diantaranya yaitu :
1.
Keputusan berdasarkan macam komponen dan jenis komponen. Untuk lebih jelasnya
dapat dilihat pada Tabel 1.
Macam
komponen (dikodekan dengan inisial huruf “M”) M001 : Input, M002 : Output, M003
: Process, M004 : Storage
Jenis
komponen (dikodekan dengan inisial huruf “J”) J001 : Keyboard, J002 : Touch
Pad, J003 : Layar LCD, J004 : Processor, J005 : Driver Optik, J006 : Harddisk
2.
Keputusan berdasarkan jenis komponen dan gejala kerusakan. Untuk lebih jelasnya
dapat dilihat pada Tabel 2.
Jenis
komponen (dikodekan dengan inisial huruf “J”)
Mengacu pada keterangan
Tabel 1.
Gejala
kerusakan (dikodekan dengan inisial huruf “G”)
G001
: Mengetik huruf, angka yang muncul
G002
: Key (function) tidak berfungsi
G003
: Touch pad tidak berfungsi
G004
: Laptop hang
G005
: LCD tidak menampilkan gambar
G006
: Laptop tidak bisa booting (login windows)
G007
: LCD terlalu terang/terlalu redup
G008
: Pada LCD muncul garis-garis biru-merah-putih
G009
: Blue screen saat menjalankan aplikasi berat
G010
: Laptop tiba-tiba mati G011 : Drive optik membaca data tersendat-sendat
G012
: Drive optik tidak memancarkan sinar infrared
G013
: Drive optik susah buka tutup pintu
G014
: Hard disk tidak dapat di format
3.
Keputusan berdasarkan gejala kerusakan dan ciri kerusakan. Untuk lebih jelasnya
dapat dilihat pada Tabel 3.
Gejala
kerusakan (dikodekan dengan inisial huruf “G”)
Mengacu pada keterangan
Tabel 2.
Ciri
kerusakan (dikodekan dengan inisial huruf “C”)
C001 : Tombol function
Num Lock dalam keadaan aktif
C002 : Driver Hot Key
belum terinstall pada laptop
C003 : Sudah terinstall
driver Hot Key, key tidak berfungsi
C004 : Kombinasi tombol
Fn + F7 dalam keadaan aktif
C005 : File-file sistem
rusak
C006 : Konektor touch
pad lepas atau renggang
C007 : Suhu prosessor
normal ( 30 ° - 60 ° )
C008 : Suhu prosessor
tidak normal ( > 60 ° )
C009 : Perangkat layar
diatur ke monitor eksternal
C010 : Lampu indikator
Sleep menyala
C011 : Tingkat kecerahan
terlalu rendah
C012 : Hard disk tidak
terdeteksi di BIOS
C013 : Hard disk
terdeteksi di BIOS, laptop tetap tidak mau booting
C014 : Setting-an brightnes
(terang/redup) terlalu dominan
C015 : Driver VGA
bermasalah
C016 : Setting-an DPI
tidak sesuai
C017 : Hard disk penuh
C018 : Hard disk
overheat
C019 : Media disk kotor
C020 : Lensa optik kotor
C021 : Dioda laser optik
rusak
C022 : Motor pintu tidak
bekerja
C023 : Gigi roda kotor
dan karet tape sudah mengembang
C024 : Hard disk sering
di format full
4. Keputusan berdasarkan
ciri kerusakan beserta solusinya Solusi dari setiap ciri kerusakan disini
memiliki nilai yang konstan, dalam artian setiap ciri kerusakan memiliki
solusinya masing-masing. Berikut penjelasan dari setiap solusi :
Solusi C001 :
Non-aktifkan tombol function Num Lock dengan menekan kombinasi + /Num
Lock (tergantung model laptop, baca buku manual)
Solusi C002 :
Installasikan driver Hot Key
Solusi C003 : Diver
bermasalah, download driver (misal pada situs : http://Drivercollection.com)
Solusi C004 :
Non-aktifkan dengan menekan kembali kombinasi + (tergantung model
laptop, baca buku manual)
Solusi C005 :
1) Lakukan virus
scanning lewat safe mode (lebih efektif ketimbang lewat modus normal, karena
pada safe mode sistem bekerja secara minimal dan membuat anti virus lebih leluasa
dalam melakukan scanning)
2) Scan juga menggunakan program pembersih
registry (registry tweaker, registry cleaner, dan lain-lain)
3) Apabila masih
bermasalah, install tanpa format hard disk (boot menggunakan CD windows,
kemudian masuk ke mode recovery) atau install ulang saja windows.
Solusi C006 : Pasang
kembali konektor dengan benar
Solusi C007 : Tambahkan
cooler/kipas pendingin untuk membantu mendinginkan prosessor agar tidak terlalu
panas
Solusi C008 : Instal
ulang sistem operasi
Keterangan
: Dengan sistem baru, komputer akan lebih ringan dan filefile masih bekerja
dengan baik. Apabila install ulang ini tidak menyelesaikan masalah, hampir
dipastikan laptop mengalami masalah hardware. Jika sudah demikian, sebaiknya
bawa laptop ke tempat servis
Solusi C009 : Gunakan
kombinasi tombol + (tergantung model laptop, baca buku manual) untuk
mengalihkan layar kembali ke laptop
Solusi C010 : Tekan dan
lepas tombol power untuk melanjutkan
Solusi C011 : Gunakan
kombinasi tombol + dengan tombol setting-an brightness (meningkat, biasanya
pada keypad berlogo matahari). Atur tingkat kecerahan sesuai dengan kenyamanan
mata
Solusi C012 : Install
ulang sistem operasi Solusi
C013 : Kerusakan
terdapat pada komponen hard disk, biasanya socket hard disk kendur atau pin-pin
hard disk ada yang patah. Sebagai solusinya, ganti/perbaiki komponen yang
bermasalah. Jika tetap tidak mau booting, ganti hard disk tersebut karena sudah
rusak Solusi
C014 : Gunakan kombinasi
tombol + dengan tombol setting-an brightnes (penambahan/pengurangan,
biasanya pada keypad berlogo matahari). Atur cahaya sesuai dengan kenyamanan
mata Solusi
C015 : Install ulang
driver VGA. Jika masih bermasalah bawa ke tempat servis Solusi
C016 : Refresh kembali
Screen Rate yang ada pada Display Properties (OS : windows) kemudian set ke 60
Hz Solusi
C017 : Uninstall
aplikasi lainnya yang tidak terlalu penting sampai hard disk cukup ruang untuk
menjalankan aplikasi yang diinginkan Solusi
C018 : Tambahkan
cooler/kipas pendingin untuk membantu mendinginkan hard disk agar tidak terlalu
panas (overheat) Solusi
C019 : Membersihkan
permukaan disk tersebut dengan menggunakan alkohol dan gunakan kapas untuk
mengoleskannya Solusi
C020 : Membersihkan
lensa optik tersebut dengan CD Cleaner Solusi
C021 : Ganti dengan
optik yang sama (misalnya optik CD-ROM dengan optik CD-ROM, optik DVD-ROM
dengan optik DVD-ROM)
Solusi C022 : Mengganti
motor pintu
Solusi C023 : Ganti
karet tape dan bersihkan roda gigi poros pintu kemudian berikan pelumas untuk
melancarkan pergerakan
Solusi C024 : Gunakan
disk manager untuk mem-format
Kesimpulan
Aplikasi
ini dibuat agar user dapat mendiagnosa kerusakan hardware pada laptop serta membantu
user dalam menemukan informasi penyebab (ciri) kerusakan berdasarkan gejala
kerusakan pada setiap jenis komponen kerusakan sampai ditemukannya solusi
(hasil diagnosa) berupa informasi mengenai cara perbaikannya.
Daftar Pustaka
Jurnal : mafiadoc.com_12-vol6no2sep2013-imam-gunawanpdf-jurnal-teknologi_5a21c21a1723ddeec05367ed.pdf
[1] Durkin,
J. 1994. Expert Systems Design and Development. Prentice Hall International
Inc. New Jersey.
[2]
Jogiyanto, H.M. 2003. Pengembangan Sistem Pakar Menggunakan Visual Basic. ANDI.
Yogyakarta.
[3] Hartati,
Sri dan Sari Iswanti. 2008. Sistem Pakar dan Pengembangannya. Edisi Pertama.
Yogyakarta: Garaha Ilmu.
[4] Efrain,
Turban. (2005). Decision Support Systems and Intellegent System. New Jersey:
Prentice Hall Inc.”
[5] Kusrini.
2006. Sistem Pakar Teori dan Aplikasi. ANDI. Yogyakarta.
[6] Arhami,
Muhammad, 2005, Konsep Dasar Sistem Pakar, Andi Offset, Yogyakarta
[7] Davies,
and Paul Beynon, 2004, “Database Systems Third Edition”, Palgrave Macmillan,
New York.