Minggu, 30 Oktober 2016

Sistem Tata Usaha

Dalam Kamus Bahasa Indonesia: "Tata Usaha" ialah penyelenggaraan tulis menulis (keuangan dan sebagainya) di perusahaan,negara dan sebagainya. Sedangkan "penata usaha" adalah orang yang menyelenggarakan tata usaha. 
"Tata Usaha" juga dapat diartikan sebagai kegiatan untuk mengadakan pencatatan dan penyusunan keterangan-keterangan, sehingga keterangan-keterangan tersebut dapat digunakan secara langsung sebagai bahan informasi bagi pimpinan suatu organisasi yang bersangkutan dan juga oleh siapa saja yang membutuhkannya.

Menurut Waworuntu dalam Saiman (1991; 17) kegiatan tata usaha merupakan kegiatan yang berhubungan dengan jasa –  jasa perkantoran yang terdiri dari hal-hal berikut ini: 
  1. Korespondensi dan lapangan kegiatan ini berhubungan dengan pencatatan relasi atau kemitraan kerja organisasi ataupun kantor sampai pada persiapan hal-hal yang harus dilaporkan kepada pimpinan. 
  2. Tata hubungan yang berhubungan dengan proses surat menyurat, penerimaan dan pengiriman telepon serta faximile. 
  3. Pencatatan dan perhitungan, kegiatan ini berhubungan dengan data-data laporan, data statistik, dan lain – lain. 
  4. Kearsipan, hal ini penting dalam rangka penyimpanan surat-surat atau dokumen yang dinilai penting dan berkaitan dengan kegiatan kantor/organisasi

Menurut Waworuntu dalam (Saiman, 1991; 18) dari peranan tata usaha tersebut, maka tata usaha merupakan proses penyelenggaraan yang berwujud  6 (enam) pola, yaitu sebagai berikut: 
  1. Menghimpun yaitu kegiatan-kegiatan mengusahakan tersedianya segala keterangan yang tadinya belum ada atau berserakan di mana-mana sehingga siap untuk dipergunakan bilamana diperlukan. 
  2. Mencatat yaitu kegiatan membubuhkan dengan berbagai peralatan tulis keterangan-keterangan yang diperlukan sehingga terwujud tulisan yang dapat dibaca, dikirim dan disimpan. Dalam perkembangan teknologi modern sekarang  ini termasuk pula memakai keterangan-keterangan itu dengan alat-alat perekam suara sehingga dapat didengar, misalnya ”pencatatan” pada pita rekaman. 
  3. Mengolah yaitu bermacam-macam kegiatan mengerjakan keterangan-keterangan dengan maksud menjalankannya dalam bentuk yang lebih berguna. 
  4. Mengganda yaitu kegiatan memperbanyak dengan berbagai cara dan alat sebanyak jumlah yang diperlukan. 
  5. Mengirim yaitu kegiatan menyampaikan dengan berbagai cara dan alat dari satu pihak ke pihak lainnya. 
  6. Menyimpan yaitu kegiatan menaruh dengan berbagai cara dan alat di tempat tertentu yang aman. 

Ciri Ciri Pelaksanaan Tata Usaha
Dalam pelaksanaan tata usaha mempunyai ciri-ciri tersendiri, ciri  –  ciri tersebut adalah: 
1.   Bersifat Pelayanan 
Dalam hal ini tata usaha hanyalah memberi pelayanan dan bantuan agar satuan operatif dapat menghasilkan keuntungan atau tujuan yang akan dicapai. 

2.  Bersifat Merembes Kesegenap Bagian Dalam Organisasi 
Ini berarti tata usaha sangat diperlukan di mana-mana dan dilaksanakan dalam seluruh organisasi. Lebih dari itu Tata Usaha dapat mencapai ke segala tempat dan tidak hanya terbatas dalam lingkungan bangunan, gedung, tata kantor dari suatu badan usaha atau organisasi yang bersangkutan. 

3.  Dilaksanakan Oleh Semua Pihak Dalam Organisasi 

Tata usaha dilaksanakan oleh semua pihak yang ada dalam organisasi terlepas dari tugasnya masing-masing. Walaupun Tata Usaha merupakan tugas dari sekelompok pegawai tapi juga dapat dilakukan oleh pejabat pimpinan yang tertinggi dan tidak mengubah kedudukan pejabat tersebut sebagai kepala yang tugas pokoknya adalah menggerakkan karyawan dan segenap fasilitas-fasilitas yang ada pada kantor tersebut. 




Contoh Sistem Tata Usaha:

-       Ketika saya ingin membayar uang semester di Universitas Gunadarma saya harus datang ke bagian tata usaha atau Bank DKI dan saya harus membawa blanko pembayaran yang nantinya akan saya berikan sebagai tanda bukti bahwa saya adalah mahasiswa gunadarma. Setelah saya memberikan uang semester dan blanko kepada petugas,lalu petugas menandatangani dan memberikan stempel pada blanko tersebut dan blanko dikembalikan lagi kepada saya sebagai tanda bukti bahwa saya telah membayar uang semester.

Contoh Lainnya:

-       Cuti Mahasiswa
-       Pendistribusian Kartu Tanda Mahasiswa
-       Pindah Jadwal Kuliah dan lain-lain






Sumber:




Cloud Computing

Beberapa Pengertian Komputasi awan (Cloud Computing)

Komputasi Awan (Cloud Computing) adalah di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna atau client seperti desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.

Cloud Computing (Komputasi awan) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan berbasis Internet (awan). Awan (cloud) adalah metefora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer.


Komputasi awan (Cloud Computing) adalah suatu konsep umum trend teknologi terbaru lain yang dikenal luas mencakup SaaS, Web 2.0 dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service),  sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet  (di dalam awan) tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.

JENIS-JENIS CLOUD COMPUTING:
·         Software as a Service (SaaS) adalah salah satu layanan dari Cloud Computing dimana kita tinggal memakai software (perangkat lunak) yang telah disediakan. User hanya tahu bahwa perangkat lunak bisa berjalan dan bisa digunakan dengan baik. Contoh: layanan email publik (Gmail, YahooMail, Hotmail, dsb), social network (Facebook, Twitter, dsb) instant messaging (Yahoo Messenger, Skype, GTalk, dsb) dan masih banyak lagi yang lain.  Dalam perkembangan-nya, banyak perangkat lunak yang dulu hanya kita bisa nikmati dengan menginstall aplikasi tersebut di komputer kita (on-premise) mulai sekarang bisa kita nikmati lewat Cloud Computing. 

·         Platform as a Service (PaaS) adalah layanan dari Cloud Computing kalau kita analogikan dimana kita menyewa “rumah” berikut lingkungan-nya (sistem operasi, network, database engine, framework aplikasi, dll), untuk menjalankan aplikasi yang kita buat. Kita tidak perlu pusing untuk menyiapkan “rumah” dan memelihara “rumah” tersebut. Yang penting aplikasi yang kita buat bisa berjalan dengan baik di “rumah” tersebut. Untuk pemeliharaan “rumah” ini menjadi tanggung jawab dari penyedia layanan. Sebagai analogi, misal-nya kita sewa kamar hotel, kita tinggal tidur di kamar yang sudah kita sewa, tanpa peduli bagaimana “perawatan” dari kamar dan lingkungan-nya. Yang penting, kita bisa nyaman tinggal di kamar itu, jika suatu saat kita dibuat tidak nyaman, tinggal cabut dan pindah ke hotel lain yang lebih bagus layanan-nya. Contoh penyedia layanan PaaS ini adalah: Amazon Web Service, Windows Azure,  bahkan tradisional hosting-pun merupakan contoh dari PaaS. 

·         Infrastructure as a Service (IaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita bisa “menyewa” infrastruktur IT (komputasi, storage, memory, network dsb). Kita bisa definisikan berapa besar-nya unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage), memory (RAM), bandwith, dan konfigurasi lain-nya yang akan kita sewa. Mudah-nya, IaaS ini adalah menyewa komputer virtual yang masih kosong, dimana setelah komputer ini disewa kita bisa menggunakan-nya terserah dari kebutuhan kita. Kita bisa install sistem operasi dan aplikasi apapun diatas-nya. Contoh penyedia layanan IaaS ini adalah: Amazon EC2, Windows Azure (soon), TelkomCloud, BizNetCloud, dsb.

CONTOH:
Contoh Software as a Service (SaaS) yang akan saya berikan adalah ketika saya ingin membuka email. Saya dapat mengakses/membuka email tanpa harus mendownload dan menginstal software nya,karena semua sudah tersedia di google dan saya dapat menghemat memori pada pc saya karena saya tidak harus menginstal software email didalam memori pc saya.

Contoh Platform as a Service (PaaS) yang akan saya berikan adalah ketika saya ingin membuat aplikasi pada Amazon Web Service. Saya tidak perlu memikirkan bagaimana caranya saya menyiapkan wadah untuk aplikasi yang akan saya buat dan saya tidak perlu memikirkan bagaimana memelihara wadah dimana aplikasi yang akan saya buat berada. Dan saya bisa fokus untuk mengembangkan aplikasi yang akan saya buat tanpa harus memikirkan operasional wadah untuk tempat aplikasi yang akan saya buat.

Contoh Infrastructure as a Service (IaaS) yang akan saya berikan adalah ketika saya menggunakan  TelkomCloud. Saya tidak perlu memikirkan untuk membeli RAM karena saya menjalankan aplikasi yang tidak mampu ditampung oleh RAM yang saya miliki saat itu. Karena IaaS ini merupakan komputer virtual maka saya dapat "menyewa" infrastruktur IT seperti RAM sesuai dengan yang saya butuhkan.

Sumber:

Jumat, 14 Oktober 2016

Analisa Jurnal DBMS Bionik

Nama: Muhammad Ridwan Aditya Prasettyo
NPM: 14115746
KELAS: 2KA03

Journal oleh Ryan Johnson – University of Toronto

1.Pendahuluan

Akibat pertemuan trend yang merubah hukum Moore:  
Pertama, prosessor speed telah stagnan dalam beberapa dekade tidak akan meningkat akibat masalah power, reaksi industri untuk menyingkirkan segudang identikal core berujung pada kerumitan hukum Amdahl.

 Kedua, skala transistor mencapai kelanjutan: power saving transistor kecil tidak lagi dikompensate penuh untuk penambahan jumlah transistor per chip, power envelope yang tetap memaksa penyusutan fraksi chip setiap saat, yang disebut Dark silikon.
Masalah yang ditimbulkan oleh  Aliran kontrol dan operasi High-latensi, perhitungan yang digunakan dalam proses transaksi dan grafik transversal.

Dalam kertas ini sang penulis”Ryan Johnson” membuat 2 klaim:
1. Dukungan efektif hardware tidak selalu membutuhkan penambahan raw performance,tujuan utamanya untuk mengurangi penggunaan energi.

2. Fraksi yang mengejutkan dapat diterima untuk implementasi hardware ”we” memperkirakan system masa depan akan seluruhnya menggunakan software untuk koordinasi penggunaan dan interaksi unit hardware

2. Dark Silikon
Merupakan tren untuk penambahan chip transistor untuk sisa yang tak terpakai setiap saat.
Efek yang ditimbulkan ada 2:

Penolakan skala power untuk beberapa saat desain multicore menyebabkan paralellisme dari software, akibatnya task mengalami ketidak seimbangan karena data dibagi ke banyak core. Dalam gambaran 1 fraction dari penggunaan hardware: menerima 0.1% pekerjaan seri dapat dikatakan cukup dalam sehari. Hardware generasi selanjutnya ,katakanlah seribu core dapat mengurangi fraction seri dari pekerjaan dapat berkurang pesat dua perintah.

          Skala power yang kurang pada generasi transistor selanjutnya, akibat desakan power akan memaksa pertumbuhan fraction pada hardware offline walau pernah digunakan software. Dalam perhitungan katakan 20% dari transistor luar 2018 power envelope, fraction yang dapat digunakan menyusut dari 30% sampai 50%, untuk setiap generasi hardware.
Perhitungan 1/10 power hanya berharga 10x lebih cepat: bersisa 90% dari pemakaian untuk yang lain atau dapat dikatakan biaya operating murah.
Untuk menurunkan operasi power footprint dengan mengubah hardware yang berjalan, dengan pindah ke kustom hardware

3. Latensitas dan Kontrol Aliran
Pemrosesan query khususnya dalam bentuk colomnar menghasilkan dataflow yang signifikan dan relative mudah mengatur Aliran Kontrol yang memetakan hardware dengan baik. Transaction processing dilain pihak memberikan aliran kontrol besar dan kecil, komponen dataflow yang takbiasa membuat target yang terkenal tak efisien untuk prosesor biasa dan tak mempengaruhi akselerasi hardware.
OLTP diuntungkan dari skala frekuensi Clock dalam beberapa dekade bahkan lebih diuntungkan dari paralelisme yang berderajat tinggi untuk penawaran multicore hardware akibat dark silikon dan dapat sangat merugikan: frekuensi clock dan jumlah clock yang tetap melewati ancaman generasi untuk menutupi OLTP Throughput.

4. Aliran Kontrol pada Hardware
Hardware Kustom kemampuannya kurang dalam Aliran Kontrol sering gagal dalam mengekstrak Aliran Kontrol Dinamis dari Aplikasi Programming. Sebenarnya hardware unggul dalam Aliran kontrol global ‘Finite State Automaton(FSA)’, ‘khusunya Non-deterministic Finite State Automaton(NFSA)’, dengan mempekerjakan paralelisme dari hardware untuk efek yang lebih baik.
 Dari gaya aliran kontrol Neuman: low-dimensional projection dari bagian pokok mesin memberikan beberapa keuntungan. Akselerasi efektif dari Aliran kontrol butuh identifikasi proses abstrak dan memetakan high-dimensional projection ke hardware.

5. ”BIONIC” Transaction Processing
          Target system konkret, berdasar pemberian mesin HC-2 yang mengkombine Field-Programable Gate Array(FPGA) dengan intel prosessor modern sistem arsitekturnya seperti Figure2.
Performa tinggi FPGA dengan direct akses ke disk dan ke tampungan lokal memori maka sisi memori FPGA tidak tercache, tapi terurai berai, memori kontroler mengirim bandwidth 80GBps untuk request random 64-bit, sangat membantu dalam beban dengan lokalitas rendah.


Pengertian DBMS (Database Management System)

DBMS (Database Management System) merupakan sistem pengorganisasian data pada komputer. DBMS adalah perangkat lunak yang memungkinkan untuk membangun basis data yang berbasis komputerisasi. DBMS adalah perantara user dengan basis data sehingga dengan adanya DBMS,user akan dengan mudah mencari dan menambahkan informasi pada data base.
DBMS BIONIK merupakan DBMS dimana bionik itu sendiri merupakan anatomi buatan yg dapat dikontrol oleh otak penggunanya. Secara garis besar dbms bionik adalah bagian-bagian atau komponen pada sistem manajemen basis data yg dapat dikontrol oleh otak penggunanya yaitu manusia.



v         Konsep DBMS (database management system)
            Database Management System (DBMS) merupakan paket program (Software) yang dibuat agar memudahkan dan mengefisienkan pemasukan, pengeditan, penghapusan dan pengambilan informasi terhadap database. Software yang tergolong kedalam DBMS antara lain, Microsoft SQL, MySQL, Oracle, MS. Access, dan lain-lain
v   Komponen utama dbms terdiri dari:

1.  Perangkat keras
        Berupa komputer dan bagian-bagian didalamnya, seperti prosesor, memori & harddisk. Komponen inilah yang melakukan pemrosesan dan juga untuk menyimpan basis data.

2.  Basis data
        Sebuah DBMS dapat memiliki beberapa basis data, setiap basis data dapat berisi sejumlah obyek basis data (file,tabel,indeks dsb). Disamping berisi data,setiap basis data juga menyimpan definisi struktur (baik untuk basis data maupun obyek-obyeknya secara detail).
 
3.  perangkat lunak
        perangkat lunak ini terdiri dari sistem operasi dan perangkat lunak/program pengelola basisdata. Perangkat lunak inilah yang akan menentukan bagaimana data diorganisasi,disimpan, diubah dan diambil kembali. Ia juga menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama, pemaksaan keakuratan/konsistensi data, dsb.
      Contoh perangkat lunak DBMS : MS access, SQL Server, Oracle dsb.

4. Prosedur
 Prosedur memuat aturan-aturan untuk mendisain dan penggunaan database. Para pemakai sistem database  memerlukan dokumentasi prosedur yang berisi cara menggunakan atau menjalankan sistem itu.

5. Personil
 Komponen terakhir adalah personil yang terlibat didalam sistem





v      Komponen lainnya sebagai berikut:

· File manager berfungsi untuk mengelola struktur data yang digunakan untuk mempresentasikan informasi yang tersimpan dalam disk.
· Database Manager berfungsi untuk menyediakan interface antar data dengan program alikasi dan query
· Query Processor berfungsi sebagai penterjemah perintah dalam bahasa query ke intruksi low – level yang dapat dimengerti database manager.
· DML Precompiler berfungsi sebagai pengkonversi pernyataan atau perintah DML, yang ditambahkan dalam suatu program aplikasi kepemangin prosedur normal dalam bahasa induk.
· DDL Compiler digunakan untuk mengkonversi berbagai perintah DDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung metadata.


Untuk dapat mengakses DBMS (Database Management System) user harus menggunakan bahasa database, bahasa database terdiri dari beberapa intruksi yang digabungkan sehIngga dapat diproses oleh DBMS. Perintah atau intruksi tersebut umumnya ditentukan oleh user, adapun bahasa yang digunakan dibagi kedalam 2 (dua) macam diantaranya adalah:

1. DDL (Data Definition Language)

DDL atau singkatan dari Data Definition Languange, yaitu dipakai untuk menggambarkan desain dari basis data secara menyeluruh. DDL dapat dipakai untuk membuat tabel baru, memuat indeks, maupun mengubah tabel. Hasil dari kompilasi DDL akan disimpan di kamus data. Itulah definisi dari DDL.


2. DML (Data Manipulation Language)

DML atau singkatan dari Data Manipulation Language, yaitu dipakai untuk memanipulasi daan pengambilan data pada suatu basis data, misalnya seperti penambahan data yang baru ke dalam suatu basis data, menghapus data pada suatu basis data dan mengubah data pada suatu basis data. Itulah definisi dar DML.


RINGKASAN ANALISA DBMS BIONIK

DBMS BIONIK merupakan DBMS dimana bionik itu sendiri merupakan anatomi buatan yg dapat dikontrol oleh otak penggunanya. Secara garis besar dbms bionik adalah bagian-bagian atau komponen pada sistem manajemen basis data yg dapat dikontrol oleh otak penggunanya yaitu manusia.

Akibat pertemuan trend yang merubah hukum Moore:  Pertama, prosessor speed telah stagnan dalam beberapa dekade tidak akan meningkat akibat masalah power, reaksi industri untuk menyingkirkan segudang identikal core berujung pada kerumitan hukum Amdahl. Kedua, skala transistor mencapai kelanjutan: power saving transistor kecil tidak lagi dikompensate penuh untuk penambahan jumlah transistor per chip, power envelope yang tetap memaksa penyusutan fraksi chip setiap saat, yang disebut Dark silikon.
Dark silikon itu sendiri merupakan trend untuk penambahan chip transistor untuk sisa yang tak terpakai setiap saat. Berikutnya terdapat latensitas dan kontrol aliran yaitu merupakan pemrosesan query khususnya dalam bentuk colomnar menghasilkan dataflow yang signifikan dan relative mudah mengatur Aliran Kontrol yang memetakan hardware dengan baik.  
Transaction processing dilain pihak memberikan aliran kontrol besar dan kecil, komponen dataflow yang tak biasa membuat target yang terkenal tak efisien untuk prosesor biasa dan tak mempengaruhi akselerasi hardware. Aliran kontrol pada hardware kustom itu sendiri kemampuannya kurang dan sering mengalami kegagalan dalam mengekstrak Aliran Kontrol Dinamis dari Aplikasi Programming.
Target system konkret, berdasar pemberian mesin HC-2 yang mengkombine Field-Programable Gate Array(FPGA) dengan intel prosessor modern sistem arsitekturnya seperti Figure2.
Performa tinggi FPGA dengan direct akses ke disk dan ke tampungan lokal memori maka sisi memori FPGA tidak tercache, tapi terurai berai, memori kontroler mengirim bandwidth 80GBps untuk request random 64-bit, sangat membantu dalam beban dengan lokalitas rendah.

KESIMPULAN

Akibat pertemuan trend yang merubah hukum Moore:  
Pertama,prosessor speed telah stagnan dalam beberapa dekade tidak akan meningkat akibat masalah power, reaksi industri untuk menyingkirkan segudang identikal core berujung pada kerumitan hukum Amdahl.
          Kedua,skala transistor mencapai kelanjutan: power saving transistor kecil tidak lagi dikompensate penuh untuk penambahan jumlah transistor per chip, power envelope yang tetap memaksa penyusutan fraksi chip setiap saat, yang disebut Dark silikon. Kemudian diikuti dengan Latensitas dan Kontrol Aliran, Aliran Kontrol pada Hardware dan ”BIONIC” Transaction Processing yang sudah dijelaskan pada analisa yang dipaparkan.
DBMS BIONIK merupakan DBMS dimana bionik itu sendiri merupakan anatomi buatan yg dapat dikontrol oleh otak penggunanya. Secara garis besar dbms bionik adalah bagian-bagian atau komponen pada sistem manajemen basis data yg dapat dikontrol oleh otak penggunanya yaitu manusia.
Dengan adanya bionik pada DBMS,kontrol dan kerja sistem basis data akan jauh lebih mudah karena bionik diprediksi merupakan mesin database yang menerapkan hampir semua fungsi tombol langsung di hardware dan membuang software untuk peran sebagian besar manajerial.

 Fungsi dari DBMS adalah sebagai penghubung antara user dengan database sehingga memungkinkan pengguna dapat mengakses database dengan cepat dan mudah.
Dengan menggunakan system manajemen basis data penyimpanan data menjadi lebih baik selain itu juga memiliki banyak kelebihan lain seperti: Dapat menyimpan file berukuran besar,integritas data menjadi lebih terjamin,data yang terpusat akan mempermudah pengelolaan database,dsb.
Kelemahan DBMS yaitu biaya & harga DBMS yang tinggi,memerlukan skill tertentu,membutuhkan memory komputer yang besar,resiko kegagalan cukup tinggi,dsb.
DBMS bertujuan untuk menyediakan tinjauan abstrak dari data bagi user.

Sumber: 
- http://erickchristiady.blog.binusian.org/2010/10/13/5-komponen-database-management-system-dbms/
- http://www.pengertianku.net/2015/05/pengertian-dbms-dan-contohnya-lengkap.html
- http://www.teorikomputer.com/2015/10/pengertian-dan-fungsi-dbms-database.html