Nama: Muhammad Ridwan Aditya Prasettyo
NPM: 14115746
KELAS: 2KA03
Journal oleh Ryan Johnson – University of Toronto
NPM: 14115746
KELAS: 2KA03
Journal oleh Ryan Johnson – University of Toronto
1.Pendahuluan
Akibat pertemuan trend yang
merubah hukum Moore:
Pertama, prosessor speed telah stagnan dalam beberapa dekade tidak akan meningkat akibat
masalah power, reaksi industri untuk menyingkirkan segudang identikal core
berujung pada kerumitan hukum Amdahl.
Kedua, skala transistor mencapai kelanjutan:
power saving transistor kecil tidak lagi dikompensate penuh untuk penambahan
jumlah transistor per chip, power envelope yang tetap memaksa penyusutan fraksi
chip setiap saat, yang disebut Dark silikon.
Masalah yang ditimbulkan
oleh Aliran kontrol dan operasi
High-latensi, perhitungan yang digunakan dalam proses transaksi dan grafik
transversal.
Dalam kertas ini sang
penulis”Ryan Johnson” membuat 2 klaim:
1. Dukungan efektif hardware
tidak selalu membutuhkan penambahan raw performance,tujuan utamanya untuk
mengurangi penggunaan energi.
2. Fraksi yang mengejutkan
dapat diterima untuk implementasi hardware ”we” memperkirakan system masa depan
akan seluruhnya menggunakan software untuk koordinasi penggunaan dan interaksi
unit hardware
2. Dark Silikon
Merupakan tren untuk
penambahan chip transistor untuk sisa yang tak terpakai setiap saat.
Efek yang ditimbulkan ada 2:
Penolakan
skala power untuk beberapa saat desain multicore menyebabkan paralellisme dari
software, akibatnya task mengalami ketidak seimbangan karena data dibagi ke
banyak core. Dalam gambaran 1 fraction dari penggunaan hardware: menerima 0.1%
pekerjaan seri dapat dikatakan cukup dalam sehari. Hardware generasi
selanjutnya ,katakanlah seribu core dapat mengurangi fraction seri dari
pekerjaan dapat berkurang pesat dua perintah.
Skala power yang kurang pada
generasi transistor selanjutnya, akibat desakan power akan memaksa pertumbuhan
fraction pada hardware offline walau pernah digunakan software. Dalam
perhitungan katakan 20% dari transistor luar 2018 power envelope, fraction yang
dapat digunakan menyusut dari 30% sampai 50%, untuk setiap generasi hardware.
Perhitungan 1/10 power hanya
berharga 10x lebih cepat: bersisa 90% dari pemakaian untuk yang lain atau dapat
dikatakan biaya operating murah.
Untuk menurunkan operasi
power footprint dengan mengubah hardware yang berjalan, dengan pindah ke kustom
hardware
3. Latensitas dan Kontrol Aliran
Pemrosesan
query khususnya dalam bentuk colomnar menghasilkan dataflow yang signifikan dan
relative mudah mengatur Aliran Kontrol yang memetakan hardware dengan baik.
Transaction processing dilain pihak memberikan aliran kontrol besar dan kecil,
komponen dataflow yang takbiasa membuat target yang terkenal tak efisien untuk
prosesor biasa dan tak mempengaruhi akselerasi hardware.
OLTP
diuntungkan dari skala frekuensi Clock dalam beberapa dekade bahkan lebih
diuntungkan dari paralelisme yang berderajat tinggi untuk penawaran multicore
hardware akibat dark silikon dan dapat sangat merugikan: frekuensi clock dan
jumlah clock yang tetap melewati ancaman generasi untuk menutupi OLTP
Throughput.
4. Aliran Kontrol pada Hardware
Hardware
Kustom kemampuannya kurang dalam Aliran Kontrol sering gagal dalam mengekstrak
Aliran Kontrol Dinamis dari Aplikasi Programming. Sebenarnya hardware unggul
dalam Aliran kontrol global ‘Finite State Automaton(FSA)’, ‘khusunya Non-deterministic
Finite State Automaton(NFSA)’, dengan mempekerjakan paralelisme dari hardware
untuk efek yang lebih baik.
Dari gaya aliran kontrol Neuman:
low-dimensional projection dari bagian pokok mesin memberikan beberapa
keuntungan. Akselerasi efektif dari Aliran kontrol butuh identifikasi proses
abstrak dan memetakan high-dimensional projection ke hardware.
5. ”BIONIC” Transaction Processing
Target system konkret,
berdasar pemberian mesin HC-2 yang mengkombine Field-Programable Gate
Array(FPGA) dengan intel prosessor modern sistem arsitekturnya seperti Figure2.
Performa tinggi FPGA dengan
direct akses ke disk dan ke tampungan lokal memori maka sisi memori FPGA tidak
tercache, tapi terurai berai, memori kontroler mengirim bandwidth 80GBps untuk
request random 64-bit, sangat membantu dalam beban dengan lokalitas rendah.
Pengertian DBMS (Database Management System)
DBMS (Database Management System) merupakan sistem pengorganisasian
data pada komputer. DBMS adalah perangkat lunak yang memungkinkan untuk
membangun basis data yang berbasis komputerisasi. DBMS adalah perantara user
dengan basis data sehingga dengan adanya DBMS,user akan dengan mudah mencari
dan menambahkan informasi pada data base.
DBMS
BIONIK merupakan DBMS dimana bionik itu sendiri
merupakan anatomi buatan yg dapat dikontrol oleh otak penggunanya. Secara garis
besar dbms bionik adalah bagian-bagian atau komponen pada sistem manajemen
basis data yg dapat dikontrol oleh otak penggunanya yaitu manusia.
v Konsep DBMS (database management
system)
Database Management System (DBMS) merupakan paket program (Software)
yang dibuat agar memudahkan dan mengefisienkan pemasukan, pengeditan,
penghapusan dan pengambilan informasi terhadap database. Software yang tergolong kedalam DBMS antara lain, Microsoft SQL, MySQL, Oracle,
MS. Access, dan lain-lain
v Komponen
utama dbms terdiri dari:
1. Perangkat keras
Berupa
komputer dan bagian-bagian didalamnya, seperti prosesor, memori & harddisk.
Komponen inilah yang melakukan pemrosesan dan juga untuk menyimpan basis data.
2. Basis data
Sebuah DBMS
dapat memiliki beberapa basis data, setiap basis data dapat berisi sejumlah
obyek basis data (file,tabel,indeks dsb). Disamping berisi data,setiap basis data
juga menyimpan definisi struktur (baik untuk basis data maupun obyek-obyeknya
secara detail).
3. perangkat lunak
perangkat
lunak ini terdiri dari sistem operasi dan perangkat lunak/program pengelola
basisdata. Perangkat lunak inilah yang akan menentukan bagaimana data
diorganisasi,disimpan, diubah dan diambil kembali. Ia juga menerapkan mekanisme
pengamanan data, pemakaian data secara bersama, pemaksaan
keakuratan/konsistensi data, dsb.
Contoh
perangkat lunak DBMS : MS access, SQL Server, Oracle dsb.
4. Prosedur
Prosedur
memuat aturan-aturan untuk mendisain dan penggunaan database. Para pemakai
sistem database memerlukan dokumentasi prosedur yang berisi cara
menggunakan atau menjalankan sistem itu.
5. Personil
Komponen
terakhir adalah personil yang terlibat didalam sistem
v Komponen lainnya
sebagai berikut:
· File manager berfungsi untuk mengelola struktur data yang digunakan untuk
mempresentasikan informasi yang tersimpan dalam disk.
· Database Manager berfungsi untuk menyediakan interface antar data dengan program
alikasi dan query
· Query Processor berfungsi sebagai penterjemah perintah dalam bahasa query ke
intruksi low – level yang dapat dimengerti database manager.
· DML Precompiler berfungsi sebagai
pengkonversi pernyataan atau perintah DML, yang ditambahkan dalam suatu program
aplikasi kepemangin prosedur normal dalam bahasa induk.
· DDL Compiler digunakan untuk mengkonversi
berbagai perintah DDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung metadata.
Untuk dapat mengakses
DBMS (Database Management System) user harus menggunakan bahasa database,
bahasa database terdiri dari beberapa intruksi yang digabungkan sehIngga dapat
diproses oleh DBMS. Perintah atau intruksi tersebut umumnya ditentukan oleh
user, adapun bahasa yang digunakan dibagi kedalam 2 (dua) macam diantaranya
adalah:
1. DDL (Data Definition Language)
DDL atau singkatan dari Data Definition Languange, yaitu dipakai untuk menggambarkan desain dari basis data secara menyeluruh. DDL dapat dipakai untuk membuat tabel baru, memuat indeks, maupun mengubah tabel. Hasil dari kompilasi DDL akan disimpan di kamus data. Itulah definisi dari DDL.
1. DDL (Data Definition Language)
DDL atau singkatan dari Data Definition Languange, yaitu dipakai untuk menggambarkan desain dari basis data secara menyeluruh. DDL dapat dipakai untuk membuat tabel baru, memuat indeks, maupun mengubah tabel. Hasil dari kompilasi DDL akan disimpan di kamus data. Itulah definisi dari DDL.
2. DML (Data Manipulation
Language)
DML atau singkatan dari Data Manipulation Language, yaitu dipakai untuk memanipulasi daan pengambilan data pada suatu basis data, misalnya seperti penambahan data yang baru ke dalam suatu basis data, menghapus data pada suatu basis data dan mengubah data pada suatu basis data. Itulah definisi dar DML.
DML atau singkatan dari Data Manipulation Language, yaitu dipakai untuk memanipulasi daan pengambilan data pada suatu basis data, misalnya seperti penambahan data yang baru ke dalam suatu basis data, menghapus data pada suatu basis data dan mengubah data pada suatu basis data. Itulah definisi dar DML.
RINGKASAN ANALISA
DBMS BIONIK
DBMS
BIONIK merupakan DBMS dimana bionik itu sendiri
merupakan anatomi buatan yg dapat dikontrol oleh otak penggunanya. Secara garis
besar dbms bionik adalah bagian-bagian atau komponen pada sistem manajemen
basis data yg dapat dikontrol oleh otak penggunanya yaitu manusia.
Akibat
pertemuan trend yang merubah hukum Moore: Pertama, prosessor speed telah stagnan dalam
beberapa dekade tidak akan meningkat akibat masalah power, reaksi industri
untuk menyingkirkan segudang identikal core berujung pada kerumitan hukum
Amdahl. Kedua, skala transistor mencapai kelanjutan: power saving transistor
kecil tidak lagi dikompensate penuh untuk penambahan jumlah transistor per
chip, power envelope yang tetap memaksa penyusutan fraksi chip setiap saat,
yang disebut Dark silikon.
Dark
silikon itu sendiri merupakan trend untuk penambahan chip transistor untuk sisa
yang tak terpakai setiap saat. Berikutnya terdapat latensitas dan kontrol aliran
yaitu merupakan pemrosesan query khususnya dalam bentuk colomnar menghasilkan
dataflow yang signifikan dan relative mudah mengatur Aliran Kontrol yang
memetakan hardware dengan baik.
Transaction
processing dilain pihak memberikan aliran kontrol besar dan kecil, komponen
dataflow yang tak biasa membuat target yang terkenal tak efisien untuk prosesor
biasa dan tak mempengaruhi akselerasi hardware. Aliran kontrol pada hardware kustom
itu sendiri kemampuannya kurang dan sering mengalami kegagalan dalam
mengekstrak Aliran Kontrol Dinamis dari Aplikasi Programming.
Target
system konkret, berdasar pemberian mesin HC-2 yang mengkombine
Field-Programable Gate Array(FPGA) dengan intel prosessor modern sistem
arsitekturnya seperti Figure2.
Performa
tinggi FPGA dengan direct akses ke disk dan ke tampungan lokal memori maka sisi
memori FPGA tidak tercache, tapi terurai berai, memori kontroler mengirim
bandwidth 80GBps untuk request random 64-bit, sangat membantu dalam beban
dengan lokalitas rendah.
KESIMPULAN
Akibat pertemuan trend yang
merubah hukum Moore:
Pertama,prosessor speed telah stagnan dalam beberapa dekade tidak akan meningkat akibat
masalah power, reaksi industri untuk menyingkirkan segudang identikal core
berujung pada kerumitan hukum Amdahl.
Kedua,skala transistor mencapai kelanjutan:
power saving transistor kecil tidak lagi dikompensate penuh untuk penambahan
jumlah transistor per chip, power envelope yang tetap memaksa penyusutan fraksi
chip setiap saat, yang disebut Dark silikon. Kemudian diikuti dengan Latensitas
dan Kontrol Aliran, Aliran Kontrol pada Hardware dan ”BIONIC” Transaction
Processing yang sudah dijelaskan pada analisa yang dipaparkan.
DBMS
BIONIK merupakan DBMS dimana bionik itu sendiri
merupakan anatomi buatan yg dapat dikontrol oleh otak penggunanya. Secara garis
besar dbms bionik adalah bagian-bagian atau komponen pada sistem manajemen
basis data yg dapat dikontrol oleh otak penggunanya yaitu manusia.
Dengan adanya bionik pada DBMS,kontrol dan
kerja sistem basis data akan jauh lebih mudah karena bionik diprediksi
merupakan mesin database yang menerapkan hampir semua fungsi tombol langsung di
hardware dan membuang software untuk peran sebagian besar manajerial.
Fungsi dari DBMS adalah sebagai penghubung
antara user dengan database sehingga memungkinkan pengguna dapat mengakses
database dengan cepat dan mudah.
Dengan menggunakan system manajemen basis
data penyimpanan data menjadi lebih baik selain itu juga memiliki banyak
kelebihan lain seperti: Dapat menyimpan file berukuran besar,integritas data
menjadi lebih terjamin,data yang terpusat akan mempermudah pengelolaan
database,dsb.
Kelemahan DBMS yaitu biaya & harga DBMS
yang tinggi,memerlukan skill tertentu,membutuhkan memory komputer yang
besar,resiko kegagalan cukup tinggi,dsb.
DBMS bertujuan untuk menyediakan tinjauan
abstrak dari data bagi user.
Sumber:
- http://erickchristiady.blog.binusian.org/2010/10/13/5-komponen-database-management-system-dbms/
- http://www.pengertianku.net/2015/05/pengertian-dbms-dan-contohnya-lengkap.html
- http://www.teorikomputer.com/2015/10/pengertian-dan-fungsi-dbms-database.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar