Senin, 18 Desember 2017

Analisis Jurnal Kecerdasan Buatan

PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSIS KERUSAKAN HARDWARE LAPTOP

ISSN : 2086 – 4981

Latar Belakang

Saat ini sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa teknologi informasi dan komputer merupakan salah satu kebutuhan manusia yang paling mendasar terutama dalam membantu setiap pekerjaan dalam bidang komputerisasi. Dalam hal ini laptop merupakan salah satu jenis komputer yang banyak diminati oleh masyarakat, harganya yang semakin terjangkau dan memiliki mobilitas yang tinggi menjadi alasan paling kuat masyarakat untuk memiliki sebuah laptop. Fitur-fitur laptop juga sangat beragam. Karenanya, sebagai pengguna/user sudah seharusnya untuk mengetahuinya, agar pemakaian laptop menjadi lebih optimal.
Bagian atau komponen hardware laptop dalam jangka waktu tertentu akan mengalami perubahan fisik maupun kerusakan, yang menyebabkan laptop tersebut harus diperbaiki. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi pengguna/user untuk mengetahui cara merawat dan memberikan pertolongan pertama ketika laptop-nya bermasalah, sebelum memutuskan untuk menyerahkannya ke tempat servis. Informasi yang diharapkan dapat mengatasi kerusakan yang terjadi saat ini masih tidak lengkap, bahkan buku manual yang disertakan pun tidak dapat mengakomodasi terhadap semua kemungkinan kerusakan, oleh karena itu dirasakan perlu dibuat sebuah aplikasi (software) yang dapat membantu memecahkan permasalahan kerusakan pada hardware laptop.
Pada penelitian ini dibuat perangkat lunak untuk mengatasi kasus tersebut, dimana perangkat lunak yang dimaksud adalah sistem pakar untuk diagnosis kerusakan hardware laptop yang di desain untuk memodelkan kemampuan seorang pakar dalam memecahkan suatu masalah yang berbasiskan pada pengetahuan pakar itu sendiri.
Aplikasi (software) yang dimaksud adalah aplikasi yang bisa dijadikan sebagai alternatif dalam mendiagnosa kerusakan hardware pada laptop, dalam hal ini aplikasi akan membantu pengguna dalam menemukan informasi penyebab (ciri) kerusakan berdasarkan gejala kerusakan pada setiap jenis komponen kerusakan sampai ditemukannya solusi (hasil diagnosa) berupa informasi mengenai cara perbaikannya.

Tujuan

Mendiagnosis kerusakan hardware laptop yang di desain untuk memodelkan kemampuan seorang pakar dalam memecahkan suatu masalah yang berbasiskan pada pengetahuan pakar itu sendiri. Dalam hal ini aplikasi akan membantu pengguna dalam menemukan informasi penyebab (ciri) kerusakan berdasarkan gejala kerusakan pada setiap jenis komponen kerusakan sampai ditemukannya solusi (hasil diagnosa) berupa informasi mengenai cara perbaikannya.

Metode yang Dipakai

Dalam perancangan aplikasi sistem pakar untuk diagnosis kerusakan hardware laptop, penulis memilih model kaidah produksi untuk merepresentasi pengetahuan yang di dapat. Kaidah produksi digunakan karena menghubungkan langsung antara “sebab” dan “akibat”. Sesuai dengan teknik diagnosis, dimana menghubungkan secara langsung kondisi objek dan konsekuensi tindakan yang harus dilakukan terhadap objek. Kondisinya berupa macam komponen, jenis komponen, gejala kerusakan dan ciri kerusakan sedangkan konsekuensinya berupa hasil diagnosa berdasarkan ciri kerusakan yang di dapat. 

Pembahasan Singkat
Sebelum sampai pada bentuk kaidah produksi, terdapat langkah-langkah yang harus ditempuh, yaitu menyajikan pengetahuan yang berhasil didapatkan dalam bentuk tabel keputusan (decision table) kemudian dari tabel keputusan dibuat pohon keputusan (decision tree) (Hartati dan Iswanti, 2008).
Berikut ini adalah tabel-tabel keputusan yang akan disusun berdasarkan keterhubungan dari setiap atributnya, diantaranya yaitu :

1. Keputusan berdasarkan macam komponen dan jenis komponen. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 1.
Macam komponen (dikodekan dengan inisial huruf “M”) M001 : Input, M002 : Output, M003 : Process, M004 : Storage

Jenis komponen (dikodekan dengan inisial huruf “J”) J001 : Keyboard, J002 : Touch Pad, J003 : Layar LCD, J004 : Processor, J005 : Driver Optik, J006 : Harddisk

2. Keputusan berdasarkan jenis komponen dan gejala kerusakan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 2.
Jenis komponen (dikodekan dengan inisial huruf “J”)
Mengacu pada keterangan Tabel 1.

Gejala kerusakan (dikodekan dengan inisial huruf “G”)

G001 : Mengetik huruf, angka yang muncul
G002 : Key (function) tidak berfungsi
G003 : Touch pad tidak berfungsi
G004 : Laptop hang
G005 : LCD tidak menampilkan gambar
G006 : Laptop tidak bisa booting (login windows)
G007 : LCD terlalu terang/terlalu redup
G008 : Pada LCD muncul garis-garis biru-merah-putih
G009 : Blue screen saat menjalankan aplikasi berat
G010 : Laptop tiba-tiba mati G011 : Drive optik membaca data tersendat-sendat
G012 : Drive optik tidak memancarkan sinar infrared
G013 : Drive optik susah buka tutup pintu
G014 : Hard disk tidak dapat di format

3. Keputusan berdasarkan gejala kerusakan dan ciri kerusakan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 3.
Gejala kerusakan (dikodekan dengan inisial huruf “G”)
Mengacu pada keterangan Tabel 2.

Ciri kerusakan (dikodekan dengan inisial huruf “C”)

C001 : Tombol function Num Lock dalam keadaan aktif

C002 : Driver Hot Key belum terinstall pada laptop

C003 : Sudah terinstall driver Hot Key, key tidak berfungsi

C004 : Kombinasi tombol Fn + F7 dalam keadaan aktif

C005 : File-file sistem rusak

C006 : Konektor touch pad lepas atau renggang

C007 : Suhu prosessor normal ( 30 ° - 60 ° )

C008 : Suhu prosessor tidak normal ( > 60 ° )

C009 : Perangkat layar diatur ke monitor eksternal

C010 : Lampu indikator Sleep menyala

C011 : Tingkat kecerahan terlalu rendah

C012 : Hard disk tidak terdeteksi di BIOS

C013 : Hard disk terdeteksi di BIOS, laptop tetap tidak mau booting

C014 : Setting-an brightnes (terang/redup) terlalu dominan

C015 : Driver VGA bermasalah

C016 : Setting-an DPI tidak sesuai

C017 : Hard disk penuh

C018 : Hard disk overheat

C019 : Media disk kotor

C020 : Lensa optik kotor

C021 : Dioda laser optik rusak

C022 : Motor pintu tidak bekerja

C023 : Gigi roda kotor dan karet tape sudah mengembang

C024 : Hard disk sering di format full

4. Keputusan berdasarkan ciri kerusakan beserta solusinya Solusi dari setiap ciri kerusakan disini memiliki nilai yang konstan, dalam artian setiap ciri kerusakan memiliki solusinya masing-masing. Berikut penjelasan dari setiap solusi :

Solusi C001 : Non-aktifkan tombol function Num Lock dengan menekan kombinasi + /Num Lock (tergantung model laptop, baca buku manual)

Solusi C002 : Installasikan driver Hot Key

Solusi C003 : Diver bermasalah, download driver (misal pada situs : http://Drivercollection.com)

Solusi C004 : Non-aktifkan dengan menekan kembali kombinasi + (tergantung model laptop, baca buku manual)

Solusi C005 :
1) Lakukan virus scanning lewat safe mode (lebih efektif ketimbang lewat modus normal, karena pada safe mode sistem bekerja secara minimal dan membuat anti virus lebih leluasa dalam melakukan scanning)
 2) Scan juga menggunakan program pembersih registry (registry tweaker, registry cleaner, dan lain-lain)
3) Apabila masih bermasalah, install tanpa format hard disk (boot menggunakan CD windows, kemudian masuk ke mode recovery) atau install ulang saja windows.

Solusi C006 : Pasang kembali konektor dengan benar

Solusi C007 : Tambahkan cooler/kipas pendingin untuk membantu mendinginkan prosessor agar tidak terlalu panas

Solusi C008 : Instal ulang sistem operasi

Keterangan : Dengan sistem baru, komputer akan lebih ringan dan filefile masih bekerja dengan baik. Apabila install ulang ini tidak menyelesaikan masalah, hampir dipastikan laptop mengalami masalah hardware. Jika sudah demikian, sebaiknya bawa laptop ke tempat servis

Solusi C009 : Gunakan kombinasi tombol + (tergantung model laptop, baca buku manual) untuk mengalihkan layar kembali ke laptop

Solusi C010 : Tekan dan lepas tombol power untuk melanjutkan

Solusi C011 : Gunakan kombinasi tombol + dengan tombol setting-an brightness (meningkat, biasanya pada keypad berlogo matahari). Atur tingkat kecerahan sesuai dengan kenyamanan mata

Solusi C012 : Install ulang sistem operasi Solusi

C013 : Kerusakan terdapat pada komponen hard disk, biasanya socket hard disk kendur atau pin-pin hard disk ada yang patah. Sebagai solusinya, ganti/perbaiki komponen yang bermasalah. Jika tetap tidak mau booting, ganti hard disk tersebut karena sudah rusak Solusi

C014 : Gunakan kombinasi tombol + dengan tombol setting-an brightnes (penambahan/pengurangan, biasanya pada keypad berlogo matahari). Atur cahaya sesuai dengan kenyamanan mata Solusi

C015 : Install ulang driver VGA. Jika masih bermasalah bawa ke tempat servis Solusi

C016 : Refresh kembali Screen Rate yang ada pada Display Properties (OS : windows) kemudian set ke 60 Hz Solusi

C017 : Uninstall aplikasi lainnya yang tidak terlalu penting sampai hard disk cukup ruang untuk menjalankan aplikasi yang diinginkan Solusi

C018 : Tambahkan cooler/kipas pendingin untuk membantu mendinginkan hard disk agar tidak terlalu panas (overheat) Solusi

C019 : Membersihkan permukaan disk tersebut dengan menggunakan alkohol dan gunakan kapas untuk mengoleskannya Solusi

C020 : Membersihkan lensa optik tersebut dengan CD Cleaner Solusi

C021 : Ganti dengan optik yang sama (misalnya optik CD-ROM dengan optik CD-ROM, optik DVD-ROM dengan optik DVD-ROM)

Solusi C022 : Mengganti motor pintu

Solusi C023 : Ganti karet tape dan bersihkan roda gigi poros pintu kemudian berikan pelumas untuk melancarkan pergerakan

Solusi C024 : Gunakan disk manager untuk mem-format

Kesimpulan

Aplikasi ini dibuat agar user dapat mendiagnosa kerusakan hardware pada laptop serta membantu user dalam menemukan informasi penyebab (ciri) kerusakan berdasarkan gejala kerusakan pada setiap jenis komponen kerusakan sampai ditemukannya solusi (hasil diagnosa) berupa informasi mengenai cara perbaikannya.

Daftar Pustaka

Jurnal : mafiadoc.com_12-vol6no2sep2013-imam-gunawanpdf-jurnal-teknologi_5a21c21a1723ddeec05367ed.pdf

[1] Durkin, J. 1994. Expert Systems Design and Development. Prentice Hall International Inc. New Jersey.

[2] Jogiyanto, H.M. 2003. Pengembangan Sistem Pakar Menggunakan Visual Basic. ANDI. Yogyakarta.

[3] Hartati, Sri dan Sari Iswanti. 2008. Sistem Pakar dan Pengembangannya. Edisi Pertama. Yogyakarta: Garaha Ilmu.

[4] Efrain, Turban. (2005). Decision Support Systems and Intellegent System. New Jersey: Prentice Hall Inc.”

[5] Kusrini. 2006. Sistem Pakar Teori dan Aplikasi. ANDI. Yogyakarta.

[6] Arhami, Muhammad, 2005, Konsep Dasar Sistem Pakar, Andi Offset, Yogyakarta

[7] Davies, and Paul Beynon, 2004, “Database Systems Third Edition”, Palgrave Macmillan, New York.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar