Rabu, 14 Maret 2018

PENGANTAR ANIMASI DESAIN GRAFIS


PENGANTAR ANIMASI DESAIN GRAFIS 

        1.    Pengertian Desain dan Grafis

Desain menurut Atisah Sipahelut (1991) diartikan sebagai bentuk rumusan dan suatu proses pemikiran. Rumusan atau proses pemikiran yang dituangkan dalam wujud gambar tersebut merupakan pengalihan gagasan kongkrit isi pemikiran untuk mengalihkan gagasan dalam wujud gambar. Dalam proses mendesain ini seorang desainer dapat mempergunakan perlatan manual seperti kuas atau dengan teknologi komputer.

Grafis dalam Bahasa Inggris disebut Graphic diartikan sebagai goresan yang berupa titik-titik atau garis yang berhubungan dengan kegiatan cetak-mencetak (Freddy Adiono Basuki, 2000).

        2.    Pengertian Desain Grafis

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).

Desain grafis adalah seni dalam berkomunikasi menggunakan tulisan, ruang, dan gambar. Bidang ini merupakan bagian dari komunikasi visual. Ilmu desain grafis mencakup seni visual,tipografi, tata letak, dan desain interaksi.

Desain grafis komputer adalah upaya untuk mengalihkan gagasan kepada orang lain dalam wujud gambar yang dibuat menggunakan bantuan teknologi komputer.

Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.
     
        3.    Batasan Media

Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia. Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.
       
        4.    Prinsip dan Unsur Desain

Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.

        5.    Peralatan Desain Grafis

Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual. Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah.

Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang. Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.
  
       6.    Unsur-Unsur Desain Grafis

Ibarat memasak menu yang spesial, ada komposisi bahan-bahan, serta cara meramu yang khusus dalam menghasilkan hidangan yang lezat. Demikian juga dengan desain grafis. Ada unsur-unsur yang harus dipahami oleh desainer grafis agar dapat menghasilkan komposisi desain yang estetik, harmonis, komunikatif dan menyenangkan untuk dinikmati audiens.

Unsur-unsur tersebut di antaranya, garis (line), ilustrasi (ilustration), tipografi (typografi), warna (color), gelap terang (value), tekstur (texture), dan ruang.

Garis : Garis adalah tanda untuk menghubungkan dua titik. Berbagai jenis garis muncul di manamana. Lihatlah di sekitar Anda dan Anda akan melihat baris yang lurus, lengkung, berbelokbelok, tipis, tebal, dan titik-titik.

Garis dapat digunakan untuk:

  •         Mengatur informasi.
  •         Penekanan kata.
  •         Menghubungkan informasi.
  •         Outline foto .
  •         Membuat kotak.
  •         Membuat bagan atau grafik.
  •         Membuat pola atau ritme dengan membuat banyak baris.
  •         Membuat penekanan langsung ke mata pembaca. (Membuat garis diagonal.)
  •         Mensugesti emosi.


Ilustrasi : Merupakan unsur grafis yang sangat vital dan dapat disajikan mulai dari goresan atau titik sederhana sampai dengan kompleks. Ilstrasi berfungsi untuk :

  •         Menarik perhatian
  •         Merangsang minat pembaca terhadap keseluruhan pesan
  •         Memberikan ekplanasi atas pernyataan
  •         Menonjolkan keistimewaan daripada produk
  •         Memenangkan persaingan
  •         Menciptakan suasana khas 
  •         Dramatisasi pesan
  •         Menonjolkan suatu merk atau semboyan dan mendukung judul iklan


Tipografi : Tipografi merupakan seni dalam merancang, menyusun dan memodifikasi huruf. Tipografi melibatkan beberapa pengaturan pada huruf seperti ukuran huruf, jenis huruf, tracking (jarak antar huruf secara umum), kerning (jarak antar dua huruf yang spesifik), dan leading (jarak antar baris).

Warna : Warna dalam layout dapat menyampaikan moods, membuat gambar, menarik perhatian, dan mengidentifikasi objek. Ketika memilih warna untuk publikasi atau halaman web, tentang apa yang ingin Anda lakukan dan ke warna apa yang cocok untuk tujuan anda.

Warna dapat digunakan untuk:

  •  Sorot elemen penting dan utama seperti subheads.
  •  Menarik mata.
  •  Sinyal di mana pembaca untuk melihat terlebih dahulu.
  •  Membuat gambar atau moods.
  •  Mengatur.
  •  Bersama kelompok elemen atau mengisolasi mereka.
  •  Memprovokasi emosi.


Gelap Terang : Salah satu cara terbaik untuk memudahkan unsur penangkapan pesan dalam visual grafis adalah dengan mengatur gelap dan terangnya. Ada dua pembagian dalam kategori ini, yaitu Low Contrast Value yang berarti penggunaan warna-warna yang kurang kontras. Visual yang dihasilkan akan cenderung kalem, statis, dan sederhana serta tenang. Sedangkan yang kedua adalah High Contrast Value,yaitu penggunaan warna-warna kontras dengan ekstrim, sehingga menghasilkan visual yang enerjik, ceria, dinamis, dramatis, dan penuh gairah.

Berdasarkan nilai dalam gelap dan terangnya, warna dibagi menjadi beberapa tingkatan. Paling terang adalah warna putih, kemudian warna tergelap adalah hitam.

 Aturannya, warna gelap akan terbaca jika ditempatkan pada background terang.

 Begitu pula sebaliknya, warna terang akan sangat mudah terbaca jika ditempatkan pada backgroundgelap.

Tekstur : Tekstur merupakan nilai raba atau lebih mudahnya adalah halus dan kasarnya sebuah permukaan benda. Dalam desain grafis, penggunaan tekstur dapat dimayakan untuk memberikan visual yang lebih berkarakter. Tekstur sering digunakan untuk mengatur keseimbangan dan kontras dalam sebuah desain komunikasi visual.

Tekstur dapat digunakan untuk:
·         Memberikan publikasi cetak, presentasi, atau halaman web yang mood atau kepribadian.
·         Kontras untuk membuat bunga.
·         Bermain-main mata.
·         Memprovokasi emosi.
·         Membuat rasa kekayaan dan mendalam

Ruang : Ruang adalah jarak antara atau daerah atau sekitar sesuatu. Memisahkan ruang atau unifies, highlight, dan memberikan mata visual istirahat.

Ruang dapat digunakan untuk:
·         Memberikan mata visual istirahat.
·         Membuat hubungan antara unsur-unsur.
·         Sorot salah satu elemen.
·         Menaruh banyak spasi sekitar yang penting untuk memanggil perhatian kepadanya.
·         Membuat layout mudah untuk mengikuti.
·         Membuat tipe dibaca mungkin.


      7.    Software Pendukung Desain Grafis

Ada beberapa software yang digunakan dalam desain grafis:

Desktop publishing    
  •         Adobe Photoshop    
  •         Adobe Illustrator    
  •         Adobe Indesign    
  •         Coreldraw    
  •         GIMP    
  •         Inkscape    
  •         Adobe Freehand    
  •         Adobe image ready    
  •         CorelDraw

Webdesign    
  •         Macromedia Dreamweaver    
  •         Microsoft Frontpage    
  •         Notepad

Audio Visual    
  •        Adobe After Effect    
  •        Adobe Premier    
  •        Final Cut    
  •        Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash

Rendering 3 Dimensi    
  •             3D StudioMax    
  •             Maya    
  •             AutoCad



Tidak ada komentar:

Posting Komentar