Selasa, 26 September 2017

Pengertian Teknologi Sistem Cerdas

.            1. Pengertian Teknologi Sistem Cerdas

       Teknologi sistem cerdas merupakan teknologi yang diciptakan dari kecerdasan alami      manusia,yang diimplementasikan menjadi sebuah alat/mesin yang dibuat agar dapat  melakukan pekerjaan selayaknya manusia. Kemampuan dari komputer digital atau robot  yang dikendalikan dengan komputer untuk mengerjakan tugas-tugas yang berkaitan  dengan kecerdasan merupakan salah satu contoh dari teknologi sistem cerdas.
 Kecerdasan berkaitan dengan:
 – Penalaran (Reasoning)
 – Pembelajaran (Learning)
 – Kemampuan Adaptasi (Adaptivity)

Secara umum kecerdasan buatan dibagi menjadi tiga kategori dasar, yaitu:

1. Sistem Berbasis Pengetahuan atau sistem pakar(Expert System/Knowledge Based System), yaitu program komputer yang berisi pengetahuan manusia yang digu-nakan untuk menyelesaikan masalah dalam domain tertentu.

2. Sistem bahasa alami(Natural Language System), yaitu pemrograman yang mengerti bahasa manusia.


3. Sistem dengan kemampuan memahami(Perception System), yaitu sistem untuk penglihatan, pembicaraan atau sentuhan.

 Sistem cerdas di dunia bisnis menggunakan satu atau lebih tool cerdas, biasanya untuk membantu pengambilan keputusan, Sifat sistem cerdas meliputi:

– Mampu mengekstrak dan meyimpan pengetahuan
– Proses penalaran seperti manusia
– Pembelajaran dari pengalaman (atau Training)
– Berurusan dengan ekspresi tidak tepat/teliti dari fakta
– Menemukan solusi melalui proses serupa dengan evolusi alami

Biasanya sistem cerdas dapat dibagi menjadi beberapa bagian, antara lain : 

1. Basis Pengetahuan (knowledge base) berisi pengetahuan yang spesifik mengenai domain tertentu yang mana basis pengetahuan ini dapat diperbaharui sesuai dengan tingkat kemampuan seorang expert terhadap pemecahan suatu masalah.

2. Mesin inferensi (inference engine), suatu program yang bertugas mengolah data masukan sesuai pengetahuan dalam basis pengetahuan, menurut kaidah-kaidah tertentu.


3. Bagian kendali (user interface), bagian yang berkomunikasi langsung dengan pengguna (user) sistem. Ada dua macam mesin inferensi, yaitu yang bersifat pasti (deterministik) dan kemungkinan (probabilistik).

            2.   Pengertian Artifisial Intelegen (AI) / Kecerdasan Buatan

Kecerdasan buatan merupakan salah satu cabang dari bagian ilmu komputer yang membuat agar komputer dapat melakukan pekerjaan seperti bahkan sebaik yang dilakukan oleh manusia.
Artificial Intelligence (AI) merupakan bagian dari bidang ilmu komputer yang khusus ditujukan untuk membuat software dan hardware yang sepenuhnya bisa menirukan beberapa fungsi otak manusia.

Menurut beberapa ahli kecerdasan buatan didefinisikan sebagai berikut :

Menurut H.A.Simon [1987] [3] : ”Kecerdasan buatan (artificial intelligence)
merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan
pemrograman computer untuk melakukan hal yang dalam pandangan manusia
adalah cerdas”.

Menurut Rich and knight [1991] [3] : “Kecerdasan buatan (artificial intelligence)
merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat computer melakukan hal
hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia”.

Menurut Encyclopedia Britannica [3] : “Kecerdasan buatan (artificial
intelligence) merupakan cabang ilmu computer yang dalam merepresentasi
pengetahuan lebih banyak menggunakan bentuk simbol-simbol daripada
bilangan, dan memproses informasi kecerdasan berdasarkan metode heuristic
atau berdasarkan sejumlah aturan”.

Menurut John McCarthy, 1956, AI [6] : “Untuk mengetahui dan memodelkan proses
– proses berpikir manusia dan mendesain mesin agar dapat menirukan perilaku
manusia”.

          3.   Perbedaan Intelegensi Kecerdasan Buatan dan Alami

Perbedaan antara kecerdasan buatan dengan kecerdasan alami adalah, kecerdasan buatan lebih bersifat permanen , sedangkan kecerdasan alami dapat berubah. Hal tersebut terjadi karena kecerdasan alami yang dimiliki manusia belum tentu akan melekat selalu,karena seiring berjalannya waktu memori yang dimiliki manusia tentu akan mulai hilang.

Berikut adalah perbedaan kecerdasan buatan dan alami.

Kecerdasan Buatan :

1. Lebih bersifat permanen : Karena tidak seperti manusia yang mudah lupa

2. Lebih mudah diduplikasi & disebarkan : Karena jika pengetahuan terletak pada suatu komputer,maka dengan mudah dapat disalin dari satu komputer ke komputer yang lain.  

3. Lebih murah : Menyediakan layanan komputer lebih murah daripada harus membayar seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan dengan menghabiskan jangka waktu yang cukup lama

4. Bersifat konsisten : Karena kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah


5. Lebih cepat : Sistem komputer berproses dengan cepat

  
Kecerdasan Alami :

1. Kreatif : manusia memiliki kemampuan untuk menambah pengetahuan, sedangkan pada kecerdasan buatan untuk menambah pengetahuan harus dilakukan melalui sistem yang dibangun.

2. Memungkinkan orang untuk menggunakan pengalaman secara langsung. Sedangkan pada kecerdasan buatan harus bekerja dengan input-input simbolik.

3. Pemikiran manusia dapat digunakan secara luas, sedangkan kecerdasan buatan sangat terbatas.

          4.   Sejarah Artificial Intelligence

Kecerdasan Buatan (artificial intelligence) merupakan inovasi baru di
bidang ilmu pengetahuan. Mulai ada sejak muncul komputer modern, yaitu pada tahun 1940 dan tahun 1950. Kemampuan mesin elektronika baru menyimpan sejumlah besar
info, memproses dengan kecepatan sangat tinggi bahkan menandingi kemampuan
manusia. Ilmu pengetahuan komputer ini khusus ditujukan dalam perancangan
otomatisasi tingkah laku cerdas dalam sistem kecerdasan komputer. Pada sistem
ini memperlihatkan sifat-sifat khas yang dihubungkan dengan kecerdasan dalam
kelakuan yang sepenuhnya dapat menirukan beberapa fungsi otak manusia, seperti
pengertian bahasa, pengetahuan, pemikiran, pemecahan, dan masalah.

Pentingnya kecerdasan buatan menjadi nyata bagi negara-negara yang
berperan sejak tahun 1970. Para pemimpin negara yang mengakui potensialnya
kecerdasan buatan dan berharap mendapat persetujuan jangka panjang untuk
sumber-sumber yang memerlukan dana intensif. Jepang adalah yang pertama kali
melakukan itu. Negara ini mengembangkan program yang sangat berambisi dalam
penelitian kecerdasan buatan. Sebagai bidang ilmu pengetahuan komputer,
kecerdasan buatan sebenarnya sudah mulai diselidiki pada tahun 1930-an dan 1940-an.

Pada saat itu, banyak cendekiawan mengembangkan ide-ide baru mengenai
komputasi. Pada awalnya, kecerdasan buatan hanya ada di universitas-universitas dan
laboratorium penelitian, serta hanya sedikit produk yang dihasilkan dan
dikembangkan. Menjelang akhir 1970-an dan 1980-an, mulai dikembangkan
secara penuh dan hasilnya berangsur-angsur dipublikasikan di khalayak umum.
Permasalahan di dalam kecerdasan buatan akan selalu bertambah dan berkembang
seiring dengan laju perkembangan zaman menuju arah globalisasi dalam setiap
aspek kehidupan manusia, yang membawa persoalan-persoalan yang semakin
beragam pula.

Program kecerdasan buatan lebih sederhana dalam pengoperasiannya,
sehingga banyak membantu pemakai. Program konvensional dijalankan secara
prosedural dan kaku, rangkaian tahap solusinya sudah didefinisikan secara tepat
oleh pemrogramnya. Sebaliknya, pada program kecerdasan buatan untuk mendapatkan solusi
yang memuaskan dilakukan pendekatan trial and error, mirip seperti apa yang
dilakukan oleh manusia.

           5.   Contoh Teknologi Sistem Cerdas

 Contoh dari teknologi sistem cerdas

       1.    Machine Vision : Bertujuan pada pengenalan pola dalam beberapa jalan yang sama sebagai kegiatan sistem visual/indera manusia.

        2.    Robotics : Difokuskan pada produksi alat-alat mekanik yang dapat mengendalikan gerak. Sebagai contoh: sebuah robot sederhana mampu atau dapat bergerak/pindah ke depan, belakang, kanan atau kiri atau pindah tempat ke ruangan berbeda. Sebuah robot sebenarnya buta akan bentuk urutan dari aksi bila tanpa usaha untuk mengganti komponennya atau bisa mendeteksi dan memperbaiki kesalahan dalam rencananya akan menjadi sulit bila tanpa kecerdasan. Sering sebuah robot akan diformulasikan pada sebuah rencana dasar pada informasi yang tidak lengkap dan benar dalam menjalankan sebuah rencana

       3.   Speech Processing : Bertujuan pada pengenalan dan sintesa pembicaraan manusia.

       4.   Theorem Proving : Usaha untuk membuktikan secara otomatis masalahmasalah dalam matematika dan logika.

       5.   General Problem Solving : Bertujuan pada pemecahan kelas-kelas dari masalah-masalah yang ditekankan dalam sebuah bahasa formal.

       6.   Pattern Recognation: Difokuskan pada pengenalan dan klasifikasi dari polapola.

       7.   Game Playing: Pembuatan program-program bermain permainan.

       8.   Machine Learning : Bertujuan pada produksi mesin-mesin yang mengakumulasi pengetahuan dengan contoh-contoh observasi.

Aplikasi-aplikasi AI antara lain:
1.    Game Playing
2.    Sistem Bahasa Alami
3.    Sistem Perancangan dan Pembuatan CAD/CAM
4.    Sistem Pakar VLSI
5.    Sistem Pakar Reparasi Perangkat Keras
6.    Manajemen Data Cerdas
7.    Sistem Otomatisasi Kantor
8.    Analisa Kecerdasan Militer
9.    Kendali dan Pemanggilan informasi disk video
10. Kendali Robot
11. Analisis Program Komputer
12. Diagnosis Penyakit Konfigurasi computer
13. Ramalan senyawa kimia
14. Sintesis ucapan
15. Sistem Pakar Operator Komputer

16. Manajemen Kendali Senjata
  6. Kesimpulan
       Teknologi sistem cerdas sangat membantu sekali dalam kegiatan manusia. Semakin berkembangnya teknologi sistem cerdas,maka akan semakin canggih dan sangat meringkankan beban manusia. Dengan berkembangnya kecerdasan alami maka kecerdasan buatan juga akan semakin berkembang. Semakin canggih lagi kecerdasan buatan maka akan semakin membantu aktivitas manusia dalam berbagai bidang. 
        

        Daftar Referensi:
       
        kecerdasan-buatan-01.pdf
        
        jbptunikompp-gdl-bambangmuk-21855-10-unikom_b-i.pdf
        
        Minggu1%20-%20Introduction%20to%20Artificial%20Intelligence.pdf
   
        http://umardanny.com/download/buku_AI.pdf
   
       Teknologi_Artificial_Intelligence_Dalam_Pengelolaan__Sumber_Daya_Alam.pdf

        
        NAMA            : Muhammad Ridwan Aditya Prasettyo
        NPM               : 14115746
        KELAS           : 3KA03

Tidak ada komentar:

Posting Komentar